Ayo kita cari Blog Unik di kota Tuban

Tubancity.com berencana membantu pemerintah dalam memberantas blog yang menyediakan jasa EDITED. Hal ini didasari oleh rasa cinta kasih sayang pada negeri Indonesia tercinta. Untuk mewujudkan cita-cita yang mulia ini, Admin Tubancity.com telah menemui orang pintar yang kesaktiannya tidak diragukan lagi dalam dunia persilatan di bumi ronggolawe kota tuban. Tanpa bantuan beliau kelihatannya akan sulit untuk menemukan blog yang memuat jasa EDITED. Dengan mengenakan slayer merah putih, berangkatlah admin tubancity menembus derasnya hujan di siang ini. Baru seratus meter keluar dari rumah, motor langsung aku rem secara tiba-tiba. Ciiitt, suara decit ban motor terdengar jelas. “Oh, asem kie,…” tiba-tiba pengendara motor yang ada dibelakangku bicara sambil matanya tajam memandangi orang yang tanpa dosa sepertiku. ‘Bruak,.. glontang-glontang’ terdengar suara keras setelah itu terlihat orang yang tadi bicara padaku tampak memeluk pohon asem sambil motornya tergeletak disampingnya dengan roda motor yang terlepas. “Wah, nekat benar orang itu, udah tahu ada pohon asem, eh masih juga ditabrak. benar-benar nekat…” gumamku sambil melanjutkan perjalanan. Jalan yang barusan kulewati tadi terkenal sangat keramat dan juga memiliki lubang yang cukup dalam. Kalau tak hati-hati saat melewati jalan itu bisa berakibat fatal. Seperti orang tadi yang bicara tentang asem akhirnya jadi juga memeluk pohon asem. Open-mouthed smile

Perjalanan dilanjutkan. Untuk menemui orang sakti ini, akhirnya perjalanan dilanjutkan menuju ke sebuah desa yang terletak di sebelah selatan kota tuban. Admin Tubancity.com hanya ingat ada pohon beringin besar yang ada di depan rumahnya. Kemungkinan pohon itu ada sejak zaman dinosaurus karena ukurannya yang besar sekali. di pertigaan desa itu, sekelompok orang berkumpul sedang melakukan sebuah ritual ‘syukuran’ atau istilah kerennya ‘Tahlilan’. Ritual ini bisa dengan mudah diketahui saat ada semacam tempat air didepan masing-masing diantara mereka. Sungguh ramai acara syukuran saat itu. Admin Tubancity.com berhenti dan bertanya pada salah satu diantara mereka yang berada paling dekat dengan jalan. “Pak, ada yang tahu rumahnya EDITED di kota tuban?”

Sontak mereka semua yang tadi ramai bicara tiba-tiba terdiam. Suasana jadi hening. “Muuuaaaaaahhhh” tiba-tiba suara melengking tersebut mengagetkan kami semua dan tanpa merasa sungkan seekor sapi betina berjalan melewati kami. Yang membuat admin tubancity kaget bukan karena sapi tersebut yang tersenyum saat persis berada di depanku melainkan karena adanya gambar iklan di perut sapi tersebut. ‘wah sungguh kreatif pemilik sapi ini’ pikirku. Sesaat kemudian sapi tersebut melintas pergi meninggalkan kami semua yang masih terdiam.

“Pak, dimana rumah EDITED di kota tuban?” Aku mengulang pertanyaanku lagi sambil meminggirkan motorku. Orang yang kutanya malah menunduk sambil terlihat gemetaran. Memang nama EDITED tak boleh sembarangan disebutkan karena mendengar namanya saja bisa membuat seseorang gemetaran dan jatuh pingsan. “koq malah gemetaran pak?” tanyaku dengan tenang. “GImana nggak gemetaran, lha wong tadi kaki kananku diinjak sapi rasanya sakit ga’ karuan, eh sekarang kaki kiriku sampeyan lindas dengan roda depan sepeda…” katanya sambil menunjuk ban motor depanku yang sedang berada diatas kakinya. “Ma’af pak” ujarku sambil tersenyum dan memundurkan motor kesayanganku.

Tiba-tiba orang itu mengeluarkan sesuatu dari balik bajunya, sebuah IPAD warna hitam dengan tulisan 3,5G. “Cari di internet. Semua informasi itu ada di internet” ujarnya penuh semangat. Aku hanya manggut-manggut mendengarkan penjelasannya. “Nggak tahu internet?” tanyanya tiba-tiba. “NDESO…” belum sempat admintubancity.com menjawab, orang itu sudah menjawabnya dengan cepat. Ingin sekali kukeluarkan sertifikat yang diberikan Microsoft dan mbah google saat mengikuti pelatihan healthy blogging dan internet namun niat itu kuurungkan soale sertifikat itu tak kubawa dalam tasku. Open-mouthed smile

“Mbah google bilang, lihat baliho yang ada diatas sampeyan. Semoga beruntung” setelah menjawabnya orang itu langsung ngeloyor pergi bergabung dengan kawan-kawannya. baru kusadari ternyata diatasku sedari tadi ada baliho dengan tulisan cukup besar. “JASA EDITED nomor wahid, 500 meter lagi. kalau anda tidak membawa meteran, silakan beli meteran dulu ditoko terdekat”. Hmm, untunglah sepeda motor ini dilengkapi meteran otomatis untuk kondisi seperti ini.

Setelah 500 meter, kuhentikan laju motorku dan tampak papan nama besar di sebuah rumah. “EDITED paling oke di kota tuban”. segera admin tubancity.com mengetuk pintu. ‘tok..tok..tok….’. “Masuk saja, tidak dikunci” suara yang berat terdengar dari rumah. Hmm, sepi sekali situasinya. Benar-benar rumah yang cocok untuk EDITED. “silakan duduk, ada yang bisa saya bantu” seorang pemuda bertubuh tegap muncul dan mempersilahkan saya duduk. Kami duduk berhadapan.

“Apa yang membawa anda kemari” tanyanya.

“Apa benar anda EDITED paling hebat di kota tuban?”

“Siapa yang bilang?” orang tersebut duduk santai sambil merokok.

“Seorang sumber saya yang bisa dipercaya yang bilang begitu.”

“Memang benar, sayalah EDITED nomor satu di kota tuban” ujarnya santai.

“Bolehkah saya mewawancarai anda?” admin tubancity memberanikan diri bertanya.

“Asalkan anda bisa dipercaya, It’s fine. panggil saya mr. X” jawabnya ringkas diselingi bahasa inggris. ‘sungguh EDITED yang berkelas’ pikirku. Akhirnya ku keluarkan sebuah catatan kecil dan mulai bertanya.

“Sudah berapa lama menjadi EDITED Mr.X?” tanyaku.

“Sekitar tiga tahun lebih” jawabnya.

“Sudah berapa banyak korban anda selama ini?”

“Entah sudah berapa aku tak tahu tapi sepertinya sudah ribuan” jawabnya enteng. ‘ hah, hebat benar orang ini‘ gumamku lirih.

Saat wawancara sedang berlangsung tiba-tiba seorang anak kecil masuk. “Mas jono, apa benar nomor 081XXXXXXXXX(censored) ini nomor sampeyan”

“Oh, nama sampeyan Jono” ujarku.

“Tolong mas jangan ditulis nama saya, soalnya takut ketahuan sama istri saya diseberang kota.” tiba-tiba dia memelas.

“Lho koq bisa?” tanyaku heran.

“Soalnya selama ini saya bekerja sebagai EDITED disawah. kalo istri saya tahu saya bekerja seperti ini bisa dicerai nanti” pintanya lagi.

“Oh, jadi cuma EDITED untuk membasmi hama disawah?” tanyaku sambil memegang kunci motor.

“Iya mas. memang mas pikir saya EDITED apa?” dia malah bertanya padaku.

“Ku pikir kamu malah EDITED yang selama ini dicari pemerintah.” jawabku sambil mengusap-usap rambutku.

“Bukan mas, kata pak Kyai ga’ boleh menyakiti orang lain” eh, dia malah menceramahiku.

“ya sudah aku pulang ja” ujarku sambil ngeloyor pergi.

Gagal deh untuk mendapatkan info tentang EDITED di kota tuban. Jika kawan-kawan tahu mengenai info tentang EDITED di kota tuban, jangan ragu untuk menghubungi kepolisian sektor tuban dengan segera. Membantu aparat penegak hukum itu sangat dianjurkan. Bagi rekan yang kecewa setelah membaca artikel ini, ada bonus yang menarik. 3 Orang yang menjawab dengan benar pertanyaan berikut ini akan mendapatkan hadiah. Awalnya ingin meberikan satu domain gratis namun karena Mastercard masih menunggu pembayaran dari advertiser maka hadiah kali ini berupa traktir makan Bakwan di kampus unirow. Pertanyaannya: “Ada berapa orangkah yang ada pada cerita diatas?”Open-mouthed smile. Kirim jawabannya melalui kotak komentar dibawah ini. see ya.

Label

Moch Rifai

Moch Rifai adalah seorang blogger yang berasal dari kota Tuban Jawa Timur. Cita-citanya untuk memperkenalkan hal-hal menarik yang ada di kota kelahirannya adalah alasan utama terciptanya blog ini.

4 thoughts on “Ayo kita cari Blog Unik di kota Tuban”

  1. Melu Nimbrung mas Salam Ngeblog ae
    Sukses buat Webmaster kota tuban

    Arief budiman (sites.google.com/site/bedahscript/home)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *